ilustrasi
Jakarta, Sigmanews.co.id - Sumber daya manusia adalah modal
dasar Indonesia dalam memenangkan kompetisi global dan menjadi raksasa
Asia di abad 21. Jumlah saja tidak cukup, kualitas juga menjadi kunci
utamanya.
Sebagai bagian dari mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas
dan kompetitif, maka tahun ini Modernisator berinisiatif melakukan
School Quality Improvement Program atau program peningkatan kualitas
pendidikan untuk membantu meningkatkan kapasitas pendidik yang terdiri
dari para guru dan kepala sekolah, melalui berbagai program pelatihan
serta pengalaman magang di sekolah internasional dalam hal ini Singapore
International School.
Program ini dimulai dengan seminar yang dikhususkan hanya bagi para
guru dengan mengangkat tema “Peran Guru dan Pemerintah Daerah dalam
Implementasi Kurikulum 2013”. Program ini dibuka oleh Dr. Dino Patti
Djalal, yang merupakan pendiri dan ketua Perkumpulan Modernisator.
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Ir. Muliar Kasim,
MS menyatakan bahwa esensinya kurikulum 2013 untuk menyiapkan SDM
terdidik yang mampu menjawab tantangan zaman yang terus mengalami
perubahan cepat. Modernisator sepakat bahwa dengan kurikulum ini dan
peningkatan kualitas pendidik, SDM berkualitas Indonesia akan bertambah
signifikan. Tugas pemerintah yang paling penting adalah menyiapkan
perangkat dan sarana pendidikan yang memungkinkan anak bangsa
mengembangkan kreativitasnya menjawab tantangan zaman.
Pada sambutannya, Dr.Dino Patti Djalal menegaskan bahwa pendidik adalah
kunci sukses anak didiknya, “Kalau mau sukses carilah guru yang menempa
anda menjadi orang yang berwatak dan menyiram anda dengan ilmu
pengetahuan untuk berprestasi. Jangan berhenti belajar dan senantiasa
membuka diri untuk berkembang karena perubahan adalah keniscayaan, dan
kita pastikan perubahan itu adalah untuk menjadi lebih baik.”
Pada acara seminar ini juga hadir sebagai pembicara pakar pendidikan
Prof. Dr. Arif Rahman Hakim, Feiny Sentosa dari USAID, Chris Toomer
dari Singapore International School (SIS), dan Tjipto Sumadi dari
Kemendikbud RI. Kegiatan dihadiri oleh 300 orang peserta yang berasal
dari berbagai macam elemen pendidikan, yaitu; guru, kepala sekolah,
Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, LSM
bidang pendidikan, pakar dan pemerhati pendidikan, serta akademisi.
Dalam rangka mesukseskan acara ini, Modernisator bekerja bersama
Singapore International School dan didukung sepenuhnya oleh program
“Sampoerna Untuk Indonesia” guna meningkatkan kualitas pendidikan di
Indonesia. (at)
0 komentar:
Posting Komentar