Medan, Sigmanews.co.id - Buah durian kini membanjiri kota Medan, terutama pada bulan Desember dan Januari. Buah durian banyak ditemui dilapak-lapak pinggir jalan seperti di Jl Iskandar Muda atau Pringgan, Simpang Pos, Jl Glugur, Kampung Lalang, Tembung, Patumbak dan banyak lagi di kawasan lainnya.
Kedai Durian Ucok, salah satu pedagang durian yang paling top di Medan. Dia menggelar dagangannya di Jl Iskandar Muda selama 24 jam.
“Dulu buah durian ini dianggap buah yang kurang laku, tidak menguntungkan bahkan terbuang sia-sia. Tapi, sekarang seiring perkembangan zaman kebutuhan terhadap buah yang satu ini ini makin dicari orang. Lama kelamaan saya jadi sangat bergantung dengan buah yang berduri ini,” ujar Ucok yang dikutip dari TabloidNova.
Kedai Durian Ucok sudah berusia sekitar 13 tahun. Tak tanggung-tanggung, Kedai Durian Ucok juga jadi salah satu ikon wisata kuliner kota Medan. Dalam satu hari Ucok bisa menjual rata-rata 5 ribu buah durian. Setidaknya dalam sehari Ucok bisa meraup keuntungan Rp 2 juta.
Uniknya, untuk menggiurkan pembeli, bila rasa buah tak enak atau tak sesuai selera pembeli boleh menukarnya. Kedai ini juga sudah menyiapkan wadah khusus jika ada pembeli dari luar kota ingin buah durian ini sebagai oleh-oleh. Durian yang sudah dipisahkan dari cangkangnya disusun di dalam wadah yang diatasnya ditutupi kertas, kemudian diatas kertasnya ditaburi kopi agar bau durian tidak menyengat. Untuk satu wadah Ucok mematok harga mulai dari Rp 100 ribu sampai Rp 400 ribu.






0 komentar:
Posting Komentar